Kurikulum Berbasis Cinta

Menanamkan Budaya Belajar Siswa melalui SMART di Lingkungan Madrasah Berbasis Pesantren

Oleh: Rahmat Hidayat, M.Pd. Budaya belajar siswa SMART dapat menjadi cara sederhana, tetapi kuat, untuk membentuk kebiasaan baik di madrasah berbasis pesantren. SMART merupakan akronim dari Santun, Mandiri, Aktif, Religius, dan Tertib. Lima nilai ini dapat membantu siswa belajar dengan arah yang jelas, tanpa menghilangkan suasana hangat khas pesantren. Madrasah tentu tidak hanya mengejar nilai […]

SI-RPMBC Kemenag untuk Pendidikan Madrasah Masa Kini

Pendahuluan SI-RPMBC Kemenag hadir sebagai jawaban atas kebutuhan madrasah untuk menghadirkan pembelajaran yang utuh. Guru tidak hanya mengarahkan peserta didik agar menguasai materi, tetapi juga membimbing mereka agar memiliki akhlak, empati, daya pikir kritis, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. SI-RPMBC Kemenag memberikan kerangka praktis bagi guru untuk merencanakan pembelajaran yang menghubungkan kompetensi akademik dengan nilai […]

Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta: Mengapa Sekolah Butuh Lebih dari Sekadar Nilai Akademis?

Selama beberapa dekade terakhir, kita sering kali menilai keberhasilan pendidikan hanya berdasarkan angka-angka mati di atas kertas. Sebagai contoh, lembar rapor yang menampilkan deretan nilai A atau peringkat kelas yang mentereng kerap menjadi standar tunggal kesuksesan seorang murid. Namun, di tengah kompetisi yang makin ketat ini, kita justru menyaksikan fenomena yang mengkhawatirkan. Faktanya, angka stres […]

Kembali ke Atas